Ramuan ajaib
Ramuan ajaib

Setiap orang tua yang ingin anak mereka mencapai impian mereka, untuk itu kini bisa meminta batuan pada ramuan ajaib.

Karena sekarang para ilmuwan sudah meyakini bahwa mereka telah menemukan ramuan ajaib untuk memberi anak-anak langkah dalam mencapai kehidupan yang lebih baik.

Anak-anak yang mengonsumsi pil minyak ikan secara signifikan akan meningkat kemampuan mereka untuk membaca hanya dalam waktu tiga bulan, ini kata sebuah penelitian terbaru.

Dikemas penuh asam lemak omega 3 (Equazen), sebuah penelitian di Swedia adalah yang pertama mengungkapkan bahwa nutrisi ini dapat bermanfaat bagi semua anak-anak.

Peneliti dari University of Gothenberg melakukan uji coba dengan Equazen pada 154 anak-anak yang dibagi menjadi dua kelompok.

Sebelumnya telah terbukti efektivitas Ritalin bagi anak-anak dengan masalah perilaku, suatu kapsul bermacam asam lemak.

Setengah dari responden tadi diberikan tiga pil, yang terdiri dari 13p masing-masing, yakni tablet minyak ikan yang kuat, sedangkan sisanya diberi plasebo.

Serangkaian tes dengan komputerisasi kemudian dilakukan untuk mengukur kemampuan anak-anak tersebut.

Mereka yang diberikan Equazen menunjukkan peningkatan 64 persen dalam pemahaman mereka secara keseluruhan. Sementara mereka lima kali lebih cepat melakukan decoding terhadap susunan kata-kata, kata penelitian.

Peneliti utama Dr Mats Johnson mengatakan: “Kami sedikit terkejut melihat tingkat efeknya pada anak-anak. Ini belum terbukti sebelumnya.”

“Sebagai seorang ilmuwan, Anda selalu ingin studi kedua untuk mengkonfirmasi temuan Anda, tetapi ini adalah hasil yang sangat menjanjikan,” tambahnya.

Efek positif dari suplemen dikonfirmasi ketika mereka diberi plasebo juga diberikan kapsul.

Menanggapi temuan tersebut, ahli gizi kesehatan masyarakat Dr Emma Derbyshire mengatakan: “Ini menunjukkan bahwa Equazen memiliki efek yang besar pada nilai membaca anak-anak.”

“Seorang anak yang tak suka membaca cenderung menunjukkan masalah perilaku dan ketidakmampuan untuk fokus pada tugas-tugas belajar dua tahun kemudian,” ungkapnya..

“Demikian pula, anak-anak yang menunjukkan tanda-tanda awal masalah perilaku lebih mungkin untuk memiliki masalah dengan membaca,” katanya lagi.’

Penelitian ini direncanakan akan disampaikan kepada guru pada konferensi pendidikan di Birmingham akhir bulan ini. (*)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY